KONSEP DASAR-DASAR PERENCANAAN BANGUNAN

KONSEP DASAR-DASAR PERENCANAAN BANGUNAN



Empat Tahap Dasar Perencanaan

• Tahap 1 : Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan. ...

• Tahap 2: Merumuskan keadaan saat ini. ...

• Tahap 3: Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan. ...

• Tahap 4 : Men.gembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaiun tujuan.



DASAR-DASAR BANGUNAN



Ilmu bangunan adalah ilmu yang digunakan untuk perencanaan, pelaksanaan, dan perbaikan bangunan.

Syarat dalam perencanaan bangunan diantaranya:

-Bangunan harus dibuat sesuai dengan fungsinya

-Memperhatikan aspek struktural

-Memperhatikan aspek arsitektoris

-Memperhatikan aspek ekonomis



Jenis Bangunan



Bangunan teknik sipil kering (Bangunan gedung dan bangunan transportasi) : Rumah tinggal, Perkantoran, Mall, Jalan Raya, Bandara



Bangunan teknik sipil basah (Hidro) : Bendungan, Saluran irigasi, Pelabuhan, Jembatan.

Jenis Bangunan Gedung

-Rumah tinggal

-Kantor/perkantoran

-Toko/pertokoan

-Industri/pabrik

-Rekreasi

-Ibadah

-Sekolah

Sosial

-Singgah penumpang

Bagian-Bagian Bangunan Gedung

Bangunan bawah

Bagian bangunan yang letaknya di bawah lantai : pondasi. Bangunan bawah berfungsi untuk menahan seluruh berat bangunan yang ada di atasnya, kemudian meneruskannya ke tanah.

Bangunan atas

Bagian bangunan yang letaknya di atas lantai : tembok, kolom, pintu, jendela, ring balk, atap.



Skema Bangunan Sederhana



BAB I

DASAR-DASAR BANGUNAN



Ilmu bangunan adalah ilmu yang digunakan untuk perencanaan, pelaksanaan, dan perbaikan bangunan.

Syarat dalam perencanaan bangunan diantaranya:

Bangunan harus dibuat sesuai dengan fungsinya

Memperhatikan aspek struktural

Memperhatikan aspek arsitektoris

Memperhatikan aspek ekonomis

Jenis Bangunan

Bangunan teknik sipil kering (Bangunan gedung dan bangunan transportasi) : Rumah tinggal, Perkantoran, Mall, Jalan Raya, Bandara

Bangunan teknik sipil basah (Hidro) : Bendungan, Saluran irigasi, Pelabuhan, Jembatan.

Jenis Bangunan Gedung

Rumah tinggal

Kantor/perkantoran

Toko/pertokoan

Industri/pabrik

Rekreasi

Ibadah

Sekolah

Sosial

Singgah penumpang

Bagian-Bagian Bangunan Gedung

Bangunan bawah

Bagian bangunan yang letaknya di bawah lantai : pondasi. Bangunan bawah berfungsi untuk menahan seluruh berat bangunan yang ada di atasnya, kemudian meneruskannya ke tanah.

Bangunan atas

Bagian bangunan yang letaknya di atas lantai : tembok, kolom, pintu, jendela, ring balk, atap.



Skema Bangunan Sederhana



Bahan Bangunan



Kayu : Pembuatan kusen, pintu, rangka atap dll

Tanah : Pembuatan bata, genteng

Beton : Campuran dari pasir, kerikil, semen untuk pembuatan kolom, balok, ring balk dll

Besi : Penulangan pada beton bertulang

Baja : Pembuatan kolom, balok, rangka atap

Batu : fondasi, dinding.

Alumunium : Pembuatan kusen

Untuk dapat merencanakan bangunan dengan baik, kita harus dapat mengenal sifat dari masing-masing bahan yang akan kita gunakan. Sebagai contoh, bahan yang dipakai untuk perencanaan rangka atap.

Perencanaan Denah Bangunan Gedung

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan denah

Fungsi bangunan

Luas lahan yang tersedia

Tata letak ruangan

Luas masing-masing ruangan

Anggaran yang tersedia

Peraturan penggambaran

Skala 1 : 100

Ukuran rapido

Garis tepi : 0.5

Denah : 0.2

Keterangan/Text : 0.3

Simbol

Tembok 1/2 bata (tebal 1,5 mm)



Pintu (kusen 6 mm)



Jendela



Bouven light



Kolom (ukuran 15 x 15)

Pedoman & Peraturan Bangunan Gedung

Peraturan Bangunan Nasional

Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung

Pedoman Perencanaan Bangunan Tahan Gempa

Standar Arsitektur di Bidang Perumahan

Peraturan Beton, Baja, Kayu.

Dsb.

Bahan Bangunan

Kayu : Pembuatan kusen, pintu, rangka atap dll

Tanah : Pembuatan bata, genteng

Beton : Campuran dari pasir, kerikil, semen untuk pembuatan kolom, balok, ring balk dll

Besi : Penulangan pada beton bertulang

Baja : Pembuatan kolom, balok, rangka atap

Batu : fondasi, dinding.

Alumunium : Pembuatan kusen

Untuk dapat merencanakan bangunan dengan baik, kita harus dapat mengenal sifat dari masing-masing bahan yang akan kita gunakan. Sebagai contoh, bahan yang dipakai untuk perencanaan rangka atap.

Perencanaan Denah Bangunan Gedung

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan denah

Fungsi bangunan

Luas lahan yang tersedia

Tata letak ruangan

Luas masing-masing ruangan

Anggaran yang tersedia

Peraturan penggambaran

Skala 1 : 100

Ukuran rapido

Garis tepi : 0.5

Denah : 0.2

Keterangan/Text : 0.3

Simbol

Tembok 1/2 bata (tebal 1,5 mm)



Pintu (kusen 6 mm)



Jendela



Bouven light



Kolom (ukuran 15 x 15)

Pedoman & Peraturan Bangunan Gedung

Peraturan Bangunan Nasional

Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung

Pedoman Perencanaan Bangunan Tahan Gempa

Standar Arsitektur di Bidang Perumahan

Peraturan Beton, Baja, Kayu.

Dsb.

Belum ada Komentar untuk "KONSEP DASAR-DASAR PERENCANAAN BANGUNAN"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel